Ads

Ads
Showing posts with label News. Show all posts
Showing posts with label News. Show all posts

February 6, 2015

Geger, Video Mesum Kepala Bagian Keuangan dan Kepala Seksi Pendidikan

Friday, February 06, 2015 - No comments
ilustrasi pornografi shutterstock

Majane - Tiga seri rekaman video mesum yang diduga diperankan oleh dua pejabat di lingkungan Pemerintah Daerah Majene, Sulawesi Barat, tersebar luas di kalangan masyarakat setempat.

Kasus ini semakin dipergunjingkan karena kedudukan para pelaku yang dikenal sebagai pejabat dan masing-masing telah memiliki suami dan istri. Dalam tiga video berdurasi masing-masing 17 menit 7 detik, 17 menit 11 detik, dan 36 detik itu, warga bisa melihat dengan jelas kedua pejabat itu melakukan perbuatan asusilanya.

Kedua pelaku diketahui adalah Kepala Bagian Keuangan di Kantor Pemda Majene dan wanitanya adalah Kepala Seksi Pendidikan dan Latihan Struktural dan Manajemen di Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Majene.

Saat ini, seperti dikutip dari Kompas.Com, meja kedua pejabat itu terlihat kosong. Kondisi itu kabarnya terjadi sejak tiga rekaman video itu beredar luas di tangan warga beberapa waktu lalu. Di Kantor BKD Majene, Jumat (6/2/2015) pagi, ruang kerja wanita itu masih tertutup.

Sementara itu, para koleganya memilih untuk tutup mulut. Namun, Kepala Bidang Formasi dan Sistem Informasi Kepegawaian BKD Majene Aminuddin, yang ditemui di kantornya pagi ini, meminta agar temuan video itu tak dikaitkan dengan lembaga di mana wanita itu bekerja.

Menurut Aminuddin, video asusila tersebut adalah perbuatan pribadi yang tidak bisa dikaitkan dengan lembaga. (Kontributor Polewali, Junaedi)


Sumber : Tribun Jabar

February 5, 2015

BW merasa diintimidasi dalam pemeriksaan

Thursday, February 05, 2015 - No comments
Bambang Widjojanto Tempo.co

Jakarta - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Bambang Widjojanto merasa diintimidasi dalam pemeriksaan dirinya sebagai tersangka di Bareskrim Polri.

"Bayangkan dalam pemeriksaan tiba-tiba ada provos di dalam. Kapasitas apa tiba-tiba provos menjaga pemeriksaan? Saya tidak pernah melihat (selama menangani kasus) provos di dalam. Ini yang kami tadi protes," kata Bambang di gedung KPK Jakarta, Rabu dini hari.

Bambang menyampaikan hal tersebut seusai diperiksa sebagai tersangka untuk kedua kalinya dalam kasus dugaan menyuruh saksi memberikan keterangan palsu dalam sengketa Pilkada Kotawaringin Barat di Mahkamah Konstitusi pada 2010 oleh Bareskrim Polri.

Ia pun memprotes pertanyaan-pertanyaan yang diajukan kepadanya karena mengerucut pada pekerjaannya sebagai advokat saat kasus itu terjadi, padahal menurut Bambang berdasarkan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat, ia tidak dapat dituntut baik secara perdata maupun pidana dalam menjalankan tugas profesinya dengan itikad baik untuk kepentingan pembelaan klien.

"Kemudian saya bilang, Kami akan tetap bertahan demi klien saya, demi mandat pekerjaan saya sebagai advokat. Saya mengatakan itu untuk mempertanggung jawabkan panggilan kepercayaan dari klien saya," ungkap Bambang.

Bambang saat perkara di MK tersebut terjadi adalah pengacara pasangan Ujang Iskandar dan Bambang Purwanto, lawan dari anggota DPR periode 2009-2014 dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Sugianto Sabran yang melaporkan Bambang ke Bareskrim.

"Karena pertanyaan bersifat sebagaian dari profesi saya (sebagai advokat) maka kemudian saya menjawabnya mengunakan UU Advokat, walaupun saya sebenarnya punya hak ingkar, tapi saya menggunakan UU Advokat terutama pasal 16 dan 19," tambah Bambang.

Pasal 16 dalam UU tersebut menurut Bambang menyatakan profesi advokat tidak bisa dituntut ketika dia menjalankan pekerjaanya di bidang perdata maupun di pidana dan pasal 19 mengatakan bukannya tidak dapat dituntut, tapi dilindungi dalam hubungannya dengan klien.

"Jadi legal constitution itu bagian jamak dilakukan. Kalau saya dipersoalkan seperti itu, maka sesungguhnya seluruh lawyer punya ancaman akan direkayasa atau disangkakan seperti itu," tegas Bambang.

Selain itu, Bambang juga mempersoalkan bahwa ia dan tim penasihat hukumnya tidak mendapatkan salinan Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

"Isu yang humanis di ujung pertemuan tadi adalah mempersoalkan BAP karena berdasarkan pasal 72, (BAP) itu hak. Hak tersangka untuk mendapatkan itu dan pada saat saya tidak mendapatkan itu, maka berpotensi untuk tidak menimbulkan kepastian hukum. Kami juga sudah mengatakan kami tahu kenapa (BAP) tidak itu diberikan. Kami tahu persis," jelas Bambang.

Namun Bambang mengaku menikmati berbagai perdebatan yang ia lakukan dengan penyidik dari Subdirektorat VI Direktorat Tindak Pidana ekonomi dan Kejahatan Khusus Bareskrim Polri yang dipimpin Kombes Daniel Bolly Hyronimus Tifaona.

"Saya menikmati seluruh perdebatan yang tadi ada di pagi hari dan saya menuliskan itu di BAP. Soal perdebatan itu ada insiden yang hampir pada kekerassan, tapi alhamdulillah tadi pagi tidak terjadi semakin mengeras dan bisa diselesaikan," ungkap Bambang.

Bambang dalam kasus ini disangka berdasar Pasal 242 ayat (1) juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) ke-2 KUHP.

Bambang sempat ditahan oleh Bareskrim Polri sejak ditangkap pada Jumat (23/1) pagi hingga dilepaskan pada Sabtu (24/1) dini hari setelah didesak oleh koalisi masyarakat sipil dan pemberian jaminan oleh dua komioner KPK Zulkarnain dan Adnan Pandu Praja.


Sumber : Antara

Berita Terkait #

Sebelum Jatuh, Pesawat TransAsia Terekam dari Dekat

Thursday, February 05, 2015 - No comments
TransAsia GE235 @Missxoxo168
Suara Bandung.Com - Sebuah pesawat jenis ATR72-600 milik maskapai Taiwan, TransAsia, jatuh sesaat setelah tinggal landas, Rabu (4/2/2015). Momen saat pesawat jatuh terekam kamera mobil seorang warga Taiwan dari jarak dekat.

Rekaman foto dan video yang dramatis menggambarkan pesawat ATR72 banking (miring) ke kiri di atas sebuah jalan layang di dekat bandara Taipei Shongshan. Pesawat terlihat masih terbang rendah, menabrak jalan layang sebelum akhirnya terjatuh.

ATR72-600 naas tersebut diketahui terjatuh di Sungai Keelung di New Taipei City, Taiwan.

Foto tersebut pertama kali beredar di dunia maya melalui akun Twitter warga Taiwan @Missxoxo168. Dalam keterangan foto disebut bahwa momen tersebut direkam dengan kamera yang dipasang di dashboard mobil.

TransAsia GE235                                                                                                                                              @Missxoxo168
TransAsia GE235                                                                                                                                               @Missxoxo168

TransAsia GE235                                                                                                                                                 @Missxoxo168

TransAsia dengan nomor penerbangan GE235 rute Taipei Hongshan-Kinmen tersebut diketahui mengangkut 58 penumpang.

Juru bicara TransAsia hanya mengonfirmasi bahwa pesawatnya jatuh, dan menolak untuk berkomentar lebih lanjut.

Video kecelakaan

Selain foto, sebuah stasiun berita Taiwan juga menampilkan rekaman video saat sayap kiri ATR72-600 milik TransAsia menabrak jalan layang. Video tersebut juga beredar di YouTube:



Sumber : Kompas.com

February 4, 2015

KPK VS POLRI: 5 Kejanggalan Pemeriksaan Bambang Widjojanto

Wednesday, February 04, 2015 - No comments
Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto
Antara
JAKARTA— Selama menjalani pemeriksaa, Selasa (3/2/2015), Wakil Ketua KPK  Bambang Widjojanto, dan pengacaranya mengungkap ada 5 kejanggalan dari pemeriksaan Badan Reserse Kriminal Markas Besar Polisi.

Kejanggalan pertama adalah polisi tidak memberikan salinan Berita Acara Pemeriksaan kepada Bambang dan tim pengacaranya.
 "Polisi menyebut BAP adalah rahasia, padahal itu hak klien kami. Ini alasan kami mengirimkan surat keberatan ke Bareskrim," kata Devrizal Djamaris, salah satu pengacara di KPK, Rabu (4/2/2015).

Kejanggalan kedua, terdapat empat anggota Provost yang menjaga di pintu ruangan pemeriksaan. Dua di antaranya berada di dalam ruangan.
"Kalau pemeriksaan itu rahasia, mengapa ada provost di situ?" kata Defrizal.
"Seharusnya orang-orang yang tak berkepentingan, seperti Provost, tak boleh mendengar itu."
Jangan-jangan, kata dia, materi pemeriksaan dibocorkan oleh Provost tersebut.

Anggota Provost tak masuk ke ruangan begitu saja, melainkan diperintahkan oleh penyidik. Tapi, menurut Defrizal, penyidik salah.
"Penyidik bilang 'ini rumah saya', tapi saya bilang ke penyidik, 'demi undang-undang, ini bukan rumah anda'," kata Defrizal.

Kejanggalan ketiga
, yaitu banyaknya interupsi oleh penyidik ketika Bambang hendak berkonsultasi dengan pengacaranya.
"Saat hendak berkomunikasi, penyidik langsung menghardik dengan 'sssttt!'," ujar Saor Siagian, pengacara Bambang yang lain.

Kejanggalan keempat
, kata Saor, yaitu intimidasi yang dilakukan salah satu penyidik, Daniel Tifaona.
"Saat kami berdiskusi dengan klien, dia berteriak meminta provost untuk memeriksa kami sebagai advokat. Ada empat penyidik di dalam ruangan tapi Daniel sangat tidak beretika," ujar dia.

Kejanggalan kelima, yaitu para pengacara yang dilarang masuk untuk mendampingi Bambang.
"Awalnya dari 12 pengacara, yang boleh masuk ke ruangan pemeriksaan hanya dua orang," kata pengacara Bambang lain, Abdul Fickar Hadjar.
Gara-gara larangan polisi, sempat terjadi insiden keributan di depan ruangan itu. Polisi bahkan sempat menggebrak-gebrak meja dan berteriak.

Sumber : Tempo.co

Menambang di bulan, Incar Bahan Bakar

Wednesday, February 04, 2015 - No comments
Ilustrasi
www.universetoday.com
JAKARTA - Dengan perkiraan 1,6 miliar ton air es di kedua kutubnya dan elemen langka melimpah yang tersembunyi di bawah permukaannya, bulan merupakan lahan yang kaya untuk pertambangan.

Dalam Physics World edisi bulan ini, penulis sains Richard Corfield menjelaskan bagaimana perusahaan swasta dan badan-badan antariksa mengincar untuk memanfaatkan sumber daya menguntungkan itu dan mengubah lanskap bulan yang abu-abu dan tandus menjadi ban berjalan penghasil uang.

Sejak Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) membubarkan misi Apollo berawak ke bulan lebih dari 40 tahun lalu, pesawat luar angkasa tanpa awak telah membuat langkah besar dan mengidentifikasi pasokan air es melimpah ruah baik di kutub utara maupun selatan bulan.

"Inilah, lebih dari segalanya, yang menyalakan ketertarikan untuk menambang bulan, karena di mana ada es, di sana ada bahan bakar," tulis Cornfield.

Perusahaan Shackleton Energy Company (SEC) yang berbasis di Texas berencana menambang cadangan air es melimpah itu dan mengubahnya menjadi bahan pendorong roket dalam bentuk hidrogen dan oksigen , yang kemudian akan dijual ke mitra luar angkasa di orbit rendah Bumi.

Seperti yang dijelaskan oleh kepala pejabat eksekutif perusahaan tersebut, Dale Tietz, rencana membangun "stasiun bahan bakar antariksa" yang menjual bahan pendorong roket dengan harga lebih murah daripada mengirim bahan bakar dari Bumi.

SEC berencana mengekstrak air es dengan mengirim manusia dan robot untuk menambang kutub bulan, dan menggunakan beberapa produk konversi untuk menggerakkan gerbong tambang, kendaraan dan pendukung kehidupan untuk aktivitas sehari-hari di bulan.

Moon Express, perusahaan sumber daya bulan dengan dana swasta lain, juga tertarik menggunakan air es sebagai bahan bakar--namun dalam bentuk berbeda.

Perusahaan itu berencana menggerakkan operasi dan pesawat luar angkasanya dengan bahan bakar High-Test Peroxide (HTP), yang punya sejarah panjang sebagai pendorong roket.

Dalam menambang elemen langka di bulan, Tiongkok telah membuat kemajuan yang luar biasa. Pesawat Jade Rabbit sukses mendarat di bulan pada Desember 2013 dan badan antariksa Tiongkok menyarankan pembangunan "pangkalan di bulan seperti yang kami lakukan di Kutub Selatan dan Utara."

"Semua pihak yang tertarik setuju bahwa bulan--satu langkah dari Bumi--adalah pijakan esensial pertama bagi diaspora manusia ke bintang-bintang," kata Richard dalam tulisan bersumber dari Institute of Physics yang dilansir laman Science Daily.

Sumber : Antara

Ada Bandar Sabu-sabu Di Kaltim Omzetnya Rp 20 Juta Per Hari, Untung Sudah Tertangkap

Wednesday, February 04, 2015 - No comments
Petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) menunjukkan barang bukti shabu yang disita dari tangan tersangka berinisial UEA di Kantor BNN, Jakarta Timur, Jumat (16/1). BNN memusnahkan barang bukti 35 kilogram ganja dari seorang kuli pasar berinisial MU serta 4 kilogram sabu-sabu dari seorang warga negara asing asal Nigeria berinisial UEA. (Antara)
JAKARTA – Peredaran narkotika jenis sabu-sabu sudah sedemikian maraknya ke beberapa kota besar di Indonesia. Bukti terakhir adalah ketika Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalimantan Timur membongkar jaringan bandar sabu-sabu yang omzetnya mencapai Rp20 juta per hari.
Menurut keterangan dari Kepala Seksi Penyidikan, Penindakan dan Pengejaran BNN Provinsi Kaltim Komisaris Polisi Muhammad Daud, Senin (2/2/2015), penangkapan bandar sabu-sabu itu terjadi di Jalan Lambung Mangkurat Gang Masjid, Samarinda Kaltim pada Jumat (30/1/2015).
"Kami berhasil menangkap seorang bandar sabu-sabu berinisial Fr atau Yul. Pada penangkapan itu, kami berhasil menyita barang bukti berupa, tiga paket sabu-sabu seberat 20,70 gram, uang tunai diduga hasil penjualan narkoba Rp8,2 juta, plastik klip satu bundel, tiga sendok penakar serta dua unit telepon genggam," ungkap Muhammad Daud.
Uniknya, kata Muhammad Daud, Fr menjual sabu-sabu dalam paketan kecil mulai harga Rp100 ribu hingga Rp400 ribu.
Bahkan lanjut Muhammad Daud, saat dilakukan penggerebekan, sejumlah pembeli masih mengantre untuk mendapatkan sabu-sabu dan penjualan barang ilegal itu dilakukan Fr berlangsung 24 jam setiap hari.
"Saat penggerebekan, banyak pembeli yang tengah mengantre dan kami berhasil meringkus salah satu di antaranya yakni berinisial Tk. Bahkan, karena ramainya pembeli, Fr mempekerjakan seorang wanita berinisial Yl, untuk membantunya menjual sabu-sabu dengan upah Rp100 ribu per hari," kata Muhammad Daud.
Selain meringkus bandar narkoba beromzet Rp20 juta per hari tambah Muhammad Daud, sebelumnya petugas BNN Provinsi Kaltim juga meringkus dua bandar lainnya.
Pada Selasa (13/1) sekitar pukul 15. 00 Wita di Jalan Biawan Gang V, petugas BNN Provinsi Kaltim meringkus Pur saat akan melakukan transaksi narkoba jenis sabu-sabu.
Dari tangan Pur kata dia, berhasil disita dua poket sabu-sabu seberat lima gram serta dua telepon genggam.
Kemudian lanjut Muhammad Daud, pada Rabu dinihari (14/1) sekitar pukul 01.30 Wita, petugas BNN Provinsi Kaltim kembali meringkus seorang bandar sabu-sabu berinisial Rah di Pulau Atas Kelurahan Makroman Jalan Majennang, Samarinda Ilir.
Saat penggeledahan, kata dia, petugas menemukan barang bukti berupa tiga poket sabu-sabu seberat 1,85 gram, uang tunai hasil penjualan narkoba Rp7,9 juta, satu unit sepeda motor, sendok penakar dan dua buah telepon genggam.
"Para bandar narkoba yang diringkus telah ditetapkan tersangka dan dijerat pasal 112 ayat (2) pasal 114 ayat (2), pasal 132 Undang-undang RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun dan denda paling sedikit Rp1 miliar," ujar Muhammad Daud.
BNN Provinsi Kaltim lanjut Muhammad Daud pada Sabtu (31/1) mengamankan dua pecandu narkoba jenis sabu-sabu di dua tempat berbeda yakni, HW diamankan di Jalan M Said serta AR di Jalan Adam Malik, Kota Samarinda.
"Salah satu di antaranya sudah pernah menjalani rehabilitasi namun kembali diamankan. Tidak ditemukan barang bukti tetapi keduanya mengaku sudah lama mengkonsumsi sabu-sabu. Mereka akan dikirim Balai Rehabilitasi BNN Tanah Merah, Samarinda," ungkap Muhammad Daud.

Sumber : Antara

BW Diperiksa Di Bareskrim Selama 11 Jam, Nyaris Terjadi Bentrok Fisik

Wednesday, February 04, 2015 - No comments
Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto berangkat ke Mabes Polri dari Gedung KPK, Jakarta, Selasa (3/2/2015).
JAKARTA - Pemeriksaan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) di Bareskrim Mabes Polri pada Selasa hingga Rabu dinihari, sempat diwarnai ketegangan yang nyaris berujung pada bentrokan fisik.

BW menjalani pemeriksaan yang kedua sebagai tersangka di Badan Reserse Kriminal Polri selama sebelas jam yakni dari pukul 12.00 WIB hingga pukul 01.00 WIB.

BW mengatakan dirinya menikmati seluruh perdebatan saat penyidik menuliskan Berita Acara Pemeriksaan. Ia mengakui sempat terjadi ketegangan.

"Ada insiden yang hampir menjadi kekerasan. Tapi alhamdulillah itu tidak semakin mengeras dan bisa diselesaikan," ujarnya.

BW tidak bercerita lebih jauh soal perdebatan yang nyaris berujung pada kekerasan itu. Namun, sebelumnya terungkap penyidik menanyakan sekitar 140 pertanyaan. Terdiri dari 14 pertanyaan pokok, tiap pertanyaan itu terdiri dari 10 turunan pertanyaan.

Di antara yang ditanyakan adalah soal tuduhan pelapor bahwa BW pernah semobil dengan Akil Mochtar dan memberikan suap dalam kasus kesaksian palsu dalam persidangan di Mahkamah Konstitusi. "Pertanyaan itu tentu sasaja saya bantah," kata BW.

BW ditangkap tim Bareskrim Mabes Polri setelah mengantar anaknya ke sekolah di Depok pada Jumat pagi, 23 Januari 2015.

BW langsung disangka melakukan tindak pidana mengarahkan saksi memberi keterangan palsu dalam sengketa Pemilukada Kotawaringin Barat di Mahkamah Konstitusi pada 2010 lalu.

Pembebasan BW saat pemeriksaan pertama tersebut cukup alot. Penangkapan BW ini sepuluh hari setelah KPK mengumumkan Komisaris Jenderal Budi Gunawan (BG) sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi.

Sumber : Bisnis.com

February 3, 2015

Baru Awal Bulan, Rupiah Sudah Melemah di Bawah Rp 12.700

Tuesday, February 03, 2015 - No comments
Illustrasi
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS memasuki bulan baru justru makin terpuruk hingga menembus 12.700. Pada awal perdagangan di pasar spot, Senin (2/2/2015) pagi, seperti didikuti dari data Bloomberg, mata uang Garuda ini dibuka melorot ke posisi Rp 12.725 per dollar AS, di banding penutupan pekan lalu pada 12.672.
Hingga akhir pekan lalu rupiah melemah tajam setelah sebelumnya indeks dollar AS juga naik tajam. Rupiah melemah bersama beberapa mata uang di Asia akan tetapi sentimen penguatan masih juga terlihat di pasar SUN. Imbal hasil SUN 10 tahun kembali turun hingga 7,179 persen.
Siang ini ditunggu data inflasi Januari yang diperkirakan turun dari 8.36 persen ke 7,25 persen secara tahunan. Sementara itu neraca perdagangan Desember diperkirakan surplus tipis dari yang defisit 426 juta dollar AS di November.
"Rupiah diperkirakan menguat hari ini melihat tekanan penguatan dollar AS yang mereda di pasar global," demikian riset Samuel Sekuritas Indonesia, pagi ini.
Penurunan indeks dollar AS memberi peluang kenaikan mata uang garuda di tengah penantian pasar atas data terbaru inflasi dan neraca perdagangan Indonesia oleh BPS di awal pekan ini. Minyak Brent naik tajam hingga Sabtu (31/1/2015) dini hari dipicu oleh produksi minyak AS yang turun serta ketakutan atas teror ISIS yang meluas di Irak.
Sementara itu, indeks dollar AS turun tipis setelah PDB AS triwulan IV/2015 direvisi turun ke 2,6 persen secara tahunan. Euro berhasil menguat tipis walaupun data inflasi inti Zona Euro diumumkan kembali melambat. Pagi ini ditunggu HSBC manufacturing PMI China yang diperkirakan turun.
Sumber : Tribun Jabar

Dua Anggota Geng Motor yang Sempat Membunuh Dibekuk Polisi

Tuesday, February 03, 2015 - No comments
Kapolres Bandung, AKBP Jamaludin menunjukan senjata tajam yang digunakan dua anggota geng motor saat melakukan aksinya di Mapolres Bandung, Selasa (3/2).
SOREANG - Dua orang anggota geng motor dibekuk jajaran Satreskrim Polres Bandung pada akhir Januari. Keduanya telah melakukan pencurian kendaraan bermotor hingga menyebabkan korban meninggal dunia.
Aksi terakhir yang dilakukan kawanan tersebut terjadi di kawasan Kahatex, Jalan Bandung-Garut pada 17 Januari. Pelaku YI alias Ogoy (26) dan AS (45) nekad membunuh korbannya yang merupakan warga Malangbong, Garut dengan menggunakan samurai.
Kapolres Bandung, AKBP Jamaludin menuturkan, modus yang dilakukan tersangka dengan memepet motor korbannya. Tersangka melakukan aksinya pada malam hari saat keadaan sepi.
"Aksi terakhir tersangka itu di Kahatex, Sumedang. Tapi tersangka sudah sering melakukan aksinya di kawasan Bandung Timur," ujar Jamaludin di Mapolres Bandung, Selasa (3/2).
Usai memepet korban hingga terjatuh, lanjut Jamaludin, tersangka kemudian membawa motor korban. Namun korban melakukan perlawanan. Tersangka yang membawa samurai lalu menebaskan ke bagian lehernya.
Sumber : Tribun Jabar

Wajah Baru Alun-alun Kota Bandung

Tuesday, February 03, 2015 - No comments
Bandung - Taman Alun-alun Bandung diresmikan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil. Dulu ruang terbuka publik yang dipenuhi Pedagang Kaki Lima (PKL) itu kini disulap jadi ciamik di tangan Ridwan Kamil. Mengadopsi ala Timur Tengah, Taman Alun-alun menjadi magnet baru bagi warga Bandung.

Taman Alun-alun berada di muka Masjid Raya Bandung. Berdiri di atas lahan 1,2 hektare, tata ruang ini dimanfaatkan penuh untuk keceriaan warganya.

Bisa dilihat seperti ayunan, sarana bermain anak, kebun bunga, hingga halte panjang yang dipenuhi sederet huruf besar bertuliskan ALUN-ALUN BANDUNG.

Yang menjadi pembeda di sini adalah rumput sintetis. Rumput hijau mencolok ini terhampar luas 4.000 meter persegi cukup menggambarkan suka cita warga yang saling berinteraksi satu sama lain. Berlari, menari, bermain bola, bahkan kegiatan makan bersama keluarga terlihat di sini.

Inilah memang yang diharapkan Ridwan Kamil. Dia berharap, dengan semakin banyaknya ruang publik akan menghasilkan budaya baru yang saling interaksi. "Harapan saya melahirkan budaya baru," terang pria yang akrab disapa Ini usai peresmian.

Dia mengaku, peresmian ini belum sepenuhnya siap. Sebab dia ingin melengkapinya dengan perpustakaan. Sehingga warga selain bermain dan berinteraksi bisa menambah wawasan juga dengan ditambahnya perpustakaan.

"Nanti orang ke sini itu baca buku, nanti orang bisa main ke taman, orang bawa tikar. Murah meriahkan," terangnya.

Nah bagi warga yang penasaran dengan wajah baru Alun-alun Bandung, mampir saja ke sini. Letaknya berada di pusaran kota kembang antara Jalan Asia Afrika-Jalan Dalem Kaum. Keren bukan?

Sumber : Merdeka.com

E-mail Newsletter

Sign up now to receive breaking news and to hear what's new with our website!

Powered by Blogger.
back to top